Bagi teman-teman yang lahir pada tahun 90-an khususnya di
daerah Kalimantan Barat dan khususnya lagi di daerah (gak harusnya disebutin
hehee) pasti pernah ngerasain berada dalam situasi dunia yang kalo menurutku
sih menyeramkan dimana kami harus
menajani kehidupan ngungsi-mengungsi (entah apa bahasa bakunya hihihi) dan
kabur-kaburan. Waktu itu usiaku kurang lebih 5 taun-an dan aku tidak terlalu
mengingat dengan baik detailnya kejadian waktu itu intinya orang-orang
menyebutnya kerusuhan dan aku juga gak ngerti entah apa penyebabnya. Seingatku
pernah suatu kali rumah kami menjadi tempat mengungsi oleh tetangga-tetangga
terdekat dan kami semua berkumpul didalam rumah tidak ada yang berani berkeliaran
kecuali yang bapak-bapak karena memang mereka semualah yang menjadi security
kami.
Pernah ada kejadian pada suatu malam kami dikejutkan oleh oleh
teriakan salah satu dari bapak-bapak yang jaga tadi bahwa ada kabar dari bapak
penjaga lainnya yang lagi sebut saja ngeronda atau patroli agar kami semua
keluar dari rumah dan berlari mencari tempat persembunyian ke hutan untuk
bersembunyi karena katanya ada musuh yang datang dan tanpa ba bi bu kami semua
keluar rumah dan lari terbirit-birit masuk ke hutan dan menyebrangi anak sungai.
Aku agak lupa juga tepatnya kami bersembunyi dihutan yang mana karena aku
sendiri waktu itu kaburnya masih digendong sama kakakku yang tertua dan adikku
yang pada waktu itu baru berusia ±
2 taun-an digendong sama ibu sementara kedua abangku juga berlari mengikuti
rombongan.