Rabu, 23 Agustus 2017

Ironisnya Kenyataan


Wahai blog ku apa kabar???
Lama tak Jumpa hihihi,,,
Ternyata untuk menjaga konsistensi menulis itu sulit ya (bagi diriku yang gak punya ide, baru belajar dan pemalas ini sih) dan hari ini setelah sekian bulan hiatus kembali lagi dengan keluh-kesah ku yang gak penting. Tepatnya pengen curhat aja dengan kenyataan dunia yang kejam ini hahaa,,,(lebay dikit boleh lah yaa) oke mariii yukk simak,,,
Makin ke sini entah kenapa secara pribadi aku merasa dunia ini semakin menakutkan, lebih tepatnya bukan dunianya yang menakutkan, tetapi makhluk yang ada didalamnya. Seperti yang sering kita lihat di media dan bahkan realita yang terjadi  dilingkungan sekitar kita bahwa tindakan kejahatan terjadi dimana-mana tanpa memandang lagi ras, suku maupun agama. Beberapa orang bahkan lebih banyak orang  lebih terkesan egois dengan  menjalani hidup masing-masing dengan caranya sendiri pula dan banyak pula yang masa bodoh terhadap satu sama lainnya (termasuk aku juga yang terkadang masih suka bertindak masa bodoh terhadap hal-hal yang tidak ada kaitannya terhadap hidupku walau sebenarnya ada baiknya aku harusnya ikut ambil andil disana).
Kejahatan bukan semata tentang pembunuhan dkk, namun sikap yang menyakiti orang lain juga menurutku menjadi terlihat sedikit jahat walau tujuannya baik. Berjalan dengan harga diri emang jauh lebih enjoy dan tenang, namun terkadang pada situasi tertentu (teringat kejadian tahun 2012) kita terpaksa berjalan dengan modal tebal muka menahan diri terutama di tempat kerja (contoh nyata yang terjadi pada ku), emang gak enak sumpah deh gak enak banget tapi ya mau gimana lagi karena hukum rimba selalu di dewakan bahwa yang kuatlah yang berkuasa. Kerasnya lingkungan terkadang memang sering membuatku down begitu saja dan oleh Karena itu aku jadi kepikiran bahwa ketika aku sendiri berfikir mungkin ini yang terbaik, kata “terbaik” disini belum tentu sepenuhnya berarti paling baik, terkadang itu hanya menjadi alternative di tengah keadaan atau pilihan buruk lainnya.

Selasa, 04 April 2017

Segelintir cerita di Era 90-an




Bagi teman-teman yang lahir pada tahun 90-an khususnya di daerah Kalimantan Barat dan khususnya lagi di daerah (gak harusnya disebutin hehee) pasti pernah ngerasain berada dalam situasi dunia yang kalo menurutku sih  menyeramkan dimana kami harus menajani kehidupan ngungsi-mengungsi (entah apa bahasa bakunya hihihi) dan kabur-kaburan. Waktu itu usiaku kurang lebih 5 taun-an dan aku tidak terlalu mengingat dengan baik detailnya kejadian waktu itu intinya orang-orang menyebutnya kerusuhan dan aku juga gak ngerti entah apa penyebabnya. Seingatku pernah suatu kali rumah kami menjadi tempat mengungsi oleh tetangga-tetangga terdekat dan kami semua berkumpul didalam rumah tidak ada yang berani berkeliaran kecuali yang bapak-bapak karena memang mereka semualah yang menjadi security kami.
Pernah ada kejadian pada suatu malam kami dikejutkan oleh oleh teriakan salah satu dari bapak-bapak yang jaga tadi bahwa ada kabar dari bapak penjaga lainnya yang lagi sebut saja ngeronda atau patroli agar kami semua keluar dari rumah dan berlari mencari tempat persembunyian ke hutan untuk bersembunyi karena katanya ada musuh yang datang dan tanpa ba bi bu kami semua keluar rumah dan lari terbirit-birit masuk ke hutan dan menyebrangi anak sungai. Aku agak lupa juga tepatnya kami bersembunyi dihutan yang mana karena aku sendiri waktu itu kaburnya masih digendong sama kakakku yang tertua dan adikku yang pada waktu itu baru berusia ± 2 taun-an digendong sama ibu sementara kedua abangku juga berlari mengikuti rombongan.

Rabu, 08 Maret 2017

Angkuh dan Kekanakan



Begitulah ironisnya kehidupan, kita hanya perlu menyiapkan hati agar mampu menerima kejutan-kejutan papun yang mungkin akan terjadi di hari esok walau mungkin hal ini bukan hal yang mudah. Ketika seseorang tengah berada diroda bawah banyak yang sering mengatakan bahwa ketika berada diatas harus tetap rendah hati dan ketika berada dibawah tetap harus berlapang dada. Pada kenyataannya ketika roda kehidupan berputar, banyak yang tidak lagi mengingat apa yang pernah dikatakannya. Ketika kehidupan mengalami perubahan, yang dulunya pernah berada diatas mereka seolah tidak terima atas fakta yang harus mereka hadapi bahwa mereka akan berada dibawah dan sebaliknya yang pernah berada dibawah telah menjelma menjadi seseorang yang angkuh ketika berada diatas. Karena sudah terlalu terbiasa dengan kenyamanannya saat itu mereka menjadi lupa pada masa yang pernah mereka lalui sebelumnya dan lucunya  pada situasi itu mereka masih mampu merendahkan pihak lain.

Senin, 06 Februari 2017

Segelintir Jawaban, Terima kasih



Dalam perihal apapun, Tuhan selalu baik hanya saja sebagai manusia biasa aku yang tidak bisa memahami kehendak-Nya. Setelah mengalami berbagai hal yang terjadi selama ini untuk hari ini aku hanya bisa bergumam di dalam hati bahwa Engkau sungguh baik dan sungguh paham atas apa yang terbaik bagi hidupku, terima kasih. Walau jika di ceritakan mungkin hal ini hanyalah hal kecil yang biasa saja, tapi bagiku ini merupakan segelintir jawaban dari teka-teki yang selalu saja salah ku tebak.
Untuk  hari ini pula akhirnya aku menjadi sedikit paham bahwa apa yang pernah kita lakukan kita akan menerima pula hasilnya. Aku jadi teringat pada salah satu gambar yang pernah dikirim oleh seorang teman kepadaku melalui BBM.

Rabu, 18 Januari 2017

Pendatang Baru, jadi yaa berantakan

yapp,,,aku adalah seorang pendatang baru dimasa kini di tanah blogger, dimana dunia blog memblog sudah menjamur dan membanjir aku baru aja nongol, baru aja mau mulai belajar. Kepengen punya blog sih udah lama, cuman baru kesampaian aja sekarang niatannya biar bisa menumpahruahkan segala isi hati, serta uneg-uneg keseharia ku aja sih selama masih diberikan kesempatan tuk bernafas heheee,,,tapi lebih tepatnya karena gak PD aja mau orat-oret karena ada banyak hal yang belum dan tidak diketahui di tanah blogger ini hihihi.

Berfikir Tentang Tarzan


hallo,,,haiii
lagi kurang kerjaan nih dan niatnya pengen orat-oret aja, gak jelas sih tentang apa tapi tiba-tiba kepikiran aja tentang kejadian hari ini. Walaupun sebenarnya bukan cuman hari ini doang sih udah sering bangett tapi baru nemu sesuatu yang bisa diumpamakan aja.
Walaupun aku belum pernah melihat tarzan secara langsung dan apakah tarzan itu nyata atau tidak aku gak pernah tau, namun yang pernah aku lihat kayak di film-film aku jadi kepikiran hari ini bahwa tarzan adalah