Wahai blog ku apa kabar???
Lama tak Jumpa hihihi,,,
Ternyata untuk menjaga konsistensi menulis itu sulit ya (bagi diriku yang gak punya ide, baru belajar dan pemalas ini sih) dan hari ini setelah sekian bulan hiatus kembali lagi dengan keluh-kesah ku yang gak penting. Tepatnya pengen curhat aja dengan kenyataan dunia yang kejam ini hahaa,,,(lebay dikit boleh lah yaa) oke mariii yukk simak,,,
Makin ke sini entah kenapa secara pribadi aku merasa dunia
ini semakin menakutkan, lebih tepatnya bukan dunianya yang menakutkan, tetapi
makhluk yang ada didalamnya. Seperti yang sering kita lihat di media dan bahkan
realita yang terjadi dilingkungan
sekitar kita bahwa tindakan kejahatan terjadi dimana-mana tanpa memandang lagi
ras, suku maupun agama. Beberapa orang bahkan lebih banyak orang lebih terkesan egois dengan menjalani hidup masing-masing dengan caranya
sendiri pula dan banyak pula yang masa bodoh terhadap satu sama lainnya (termasuk
aku juga yang terkadang masih suka bertindak masa bodoh terhadap hal-hal yang
tidak ada kaitannya terhadap hidupku walau sebenarnya ada baiknya aku harusnya
ikut ambil andil disana).
Kejahatan bukan semata tentang pembunuhan dkk, namun sikap
yang menyakiti orang lain juga menurutku menjadi terlihat sedikit jahat walau
tujuannya baik. Berjalan dengan harga diri emang jauh lebih enjoy dan tenang,
namun terkadang pada situasi tertentu (teringat kejadian tahun 2012) kita
terpaksa berjalan dengan modal tebal muka menahan diri terutama di tempat kerja
(contoh nyata yang terjadi pada ku), emang gak enak sumpah deh gak enak banget
tapi ya mau gimana lagi karena hukum rimba selalu di dewakan bahwa yang kuatlah
yang berkuasa. Kerasnya lingkungan terkadang memang sering membuatku down
begitu saja dan oleh Karena itu aku jadi kepikiran bahwa ketika aku sendiri
berfikir mungkin ini yang terbaik, kata “terbaik” disini belum tentu sepenuhnya
berarti paling baik, terkadang itu hanya menjadi alternative di tengah keadaan
atau pilihan buruk lainnya.